Wednesday, April 4, 2007
Hari H Tanpa Keroncong
Tenaaangg.. meski tanpa keroncong live, kawinan gw teteup menyenangkan tooohh... hayo ngakuuu.. *maksa*
Tadinya siy emang bakalan ada orkes keroncong live. Secara bokapnya Hilman pelatih keroncong gitu lho, masa siy gak gw 'berdayakan' untuk tampil secara langsung di kawinan gw. Tetapi oh tetapi, karena orkes keroncong mereka terbiasa tampil dengan sumber daya lengkap, dengan mic dan mixer serius gitu, jadinya gak matching sama keinginan gw. Gw dan Hilman kan pengennya orkes keroncong akustik, cuma penyanyi aja yang pake mic. Ternyata orkes keroncongnya gak sesuai kriteria yang kita inginkan.
Tadinya siy sempet pengen diusahain lebih keras lagi. Tapi khawatirnya penampilan malah bikin cemas. Nah daripada kita cemas, kan mendingan cari yang pasti-pasti aja. Alhasil, penampilan keroncong live, kita gantikan dengan rendengan lagu-lagu keroncong terpilih hasil racikan Hilman seorang. Dia kan sudah terlatih milih lagu-lagu keroncong buat program 'Lenggang Jakarta' setiap hari Sabtu-Minggu sore... jadinya mah cincay wae...
Keroncong itu emang mansteuf. Om Didit bilang, musik keroncongnya pas banget sama berbagai menu yang ada di kawinan kami itu. Lalu dokter Firman, temennya bokap gw, juga ternyata penikmat keroncong. Waaaa senangnyaaa...
Tadinya siy emang bakalan ada orkes keroncong live. Secara bokapnya Hilman pelatih keroncong gitu lho, masa siy gak gw 'berdayakan' untuk tampil secara langsung di kawinan gw. Tetapi oh tetapi, karena orkes keroncong mereka terbiasa tampil dengan sumber daya lengkap, dengan mic dan mixer serius gitu, jadinya gak matching sama keinginan gw. Gw dan Hilman kan pengennya orkes keroncong akustik, cuma penyanyi aja yang pake mic. Ternyata orkes keroncongnya gak sesuai kriteria yang kita inginkan.
Tadinya siy sempet pengen diusahain lebih keras lagi. Tapi khawatirnya penampilan malah bikin cemas. Nah daripada kita cemas, kan mendingan cari yang pasti-pasti aja. Alhasil, penampilan keroncong live, kita gantikan dengan rendengan lagu-lagu keroncong terpilih hasil racikan Hilman seorang. Dia kan sudah terlatih milih lagu-lagu keroncong buat program 'Lenggang Jakarta' setiap hari Sabtu-Minggu sore... jadinya mah cincay wae...
Keroncong itu emang mansteuf. Om Didit bilang, musik keroncongnya pas banget sama berbagai menu yang ada di kawinan kami itu. Lalu dokter Firman, temennya bokap gw, juga ternyata penikmat keroncong. Waaaa senangnyaaa...